Dengarkan sebelum memberi jawaban
Sejajarkan posisi tubuh, lakukan kontak mata yang nyaman, dan beri kesempatan anak menyelesaikan ceritanya. Hindari langsung memotong atau meremehkan perasaannya.
Akui perasaan anak
Gunakan kalimat seperti “Kamu kecewa karena waktu bermain selesai.” Mengakui emosi tidak sama dengan membenarkan semua perilaku, tetapi membantu anak mengenali perasaannya.
Sampaikan instruksi dengan jelas
Pakai kalimat singkat, konkret, dan sesuai usia. Jelaskan perilaku yang diharapkan, misalnya “Letakkan mainan di kotak” daripada hanya mengatakan “Jangan berantakan.”
Berikan pilihan yang terbatas
Pilihan sederhana memberi anak rasa kendali tanpa menghilangkan batasan, misalnya memilih baju atau menentukan buku yang dibaca sebelum tidur.
Jadilah contoh
Anak belajar dari cara orang dewasa berbicara dan menyelesaikan konflik. Minta maaf ketika keliru dan tunjukkan cara menyampaikan ketidaksetujuan tanpa kekerasan.